BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Jambore Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi
Kalsel 2019, ditutup Gubernur H Sahbirin Noor, Selasa (28/8) malam.
Jambore yang berlangsung 26-27 Agustus di sebuah hotel di
kawasan Jl A Yani, menggelar sejumlah pelatihan dan edukasi keterampilan bagi
para kader PKK.
Eksistensi dan soliditas TP PKK, begitu nampak dari kebersamaan yang terasa selama
penyelenggaraan Jambore ini.
Gubernur Kalsel mngapresiasi atas kekompakan pengurus dan
kader PKK di semua tingkatkan atas kiprah membantu pemerintah dalam ikut meningkatkan
kesejahteraan rakyat.
“Khususnya program di bidang kesehatan, pendidikan
serta pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Paman
Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu.
Dengan kebersamaan dan kekompakan, lajut Paman Birin, kader
PKK akan lebih produktif dalam melahirkan program dan kegiatan yang bermanfaat
bagi organisasi.
“Ini tampak terlihat hingga penutupan ini. Kekompakan dan
kebersamaan begitu terasa, keadaan seperti ini harus kita pelihara dalam tubuh
organisasi PKK,” katany.
Menurut gubernur, gagasan-gagasan dari berbagai macam
bentuk perlombaan dalam jambore ini, sebagai perwujudan dari pengembangan 10 Program
Pokok PKK.
“Dari perlombaan ini juga, kader-kader PKK akan lebih
kreatif untuk mengembangkan keterampilan mereka,” pungkasnya.
Sementara Ketua TP PKK Kalsel, H Raudatul Jannah,
mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus dan kader dalam kerja bersama
melaksanakan program-program PKK.
Melalui kegiatan jambore kader dengan agenda kegiatan
pelatihan, keterampilan dan edukasi, pelaksanaan program PKK akan semakin
terukur dan memberikan manfaat besar bagi kepentingan rakyat. (end/bdm/foto: ist)
