PELAIHARI, banuapost.co.id– Sedikitya 139 warga Tanah Laut, masih menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19, baik di Fasilitas Pelayanan Khusus, di RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, maupun menjalani isolasi mandiri.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanah Laut, Antonius Jaka, membenarkan adanya trend kenaikan jumlah warga Tala yang terpapar virus corona.
Ke-139 pasien yang terpapar, masing masing menjalani perawatan di Fasilitas Pelayanan Khusus ada 29 orang, Di RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang 20 pasien, 86 orang menjalani isolasi mandiri, serta 4 orang menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
Menurut Antonius Jaka, trend kenaikan pada Desember memang terjadi di seluruh Indonesia. Untuk di Tala akibat klaster perkantoran dan keluarga.
“Memang kenaikan terjadi selama Desember. Kenaikan akibat klaster perkantoran dan klaster keluarga,” tandas Kabid P2P ini saat dikonfirmasi, Senin (4/1).
Untuk sepanjang Desember, lanjutnya, klaster keluarga paling banyak. Bahkan ada satu keluarga berjumlah 8 orang positif Covid-19.
Karena itu Antonius Jaka berharap, setelah libur Natal dan Tahun Baru trend warga yang terpapar Covid-19 menurun.
Dengan tambahan 139 pasien tersebut, sampai saat ini warga Tala yang terpapar Covid-19 mencapai 1.511. 1.333 di antaranya sembuh, dan yang meninggal dunia 38 orang. Delapan orang di antaranya pada Desember 2020. (zkl/foto: zul yunus)