BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel sejak pandemi pertengahan Maret tahun lalu hingga Senin (22/2), tercatat 20.880 kasus.
Dari jumlah sebanyak itu, yang sembuh tercatat sebanyak 18.565 orang. Sementara yang meninggal dunia akibat virus corona terakumulasi sebanyak 710 kasus. Sisanya 1.605 pasien, masih dalam perawatan.
Jumlah-jumlah tersebut, sebagaimana data terbaru Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, setelah ada penambahan. Baik di kasus positif baru, sembuh maupun yang meninggal dunia.
Sepanjang hari ini, ada penambahan 107 orang yang terkonfirmasi positif. Korban berasal dari Banjarmasin: 37, Kabupaten Banjar: 28, Tanah Bumbu: 20, Banjarbaru: 12, Kotabaru dan Hulu Sungai Selatan (HSS) masing-masing 5 orang.
Sementara yang sembuh, tercatat 130 orang. Pasien berasal dari Banjarmasin 50, Banjarbaru 24, Tanah Bumbu 17, Kotabaru 11, Hulu Sungai Selatan (HSS) 9, Tanah Laut 8, Kabupaten Banjar 7, Tapin dan Hulu Sungai Utara (HSU) masing-masing 2 orang.
Sedang yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona, hari ini dilaporkan bertambah 3 orang. Korban berasal dari Tanah Laut, Barito Kuala (Batola) dan Tapin.

Dari data terbaru ini, persentase angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel mencapai 88,91 persen. Positif 7,69 persen dan kasus kematian 3,40 persen.
Seiring dengan terus bertambahnya korban akibat terinfeksi virus corona ini, masyarakat diminta turut membantu menekan penyebararan dengan melakukan langkah pencegahan penularan.
Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi. (emy/ilust: ist)