PELAIHARI, banuapost.co.id– Sebuah rumah di Gg Ambawang RT 3/RW 1, Jl Pusara, Kecamatan Pelaihari, Jumat (28/5) pagi diamuk si jago merah. Pemiliknya saat kejadian tak di tempat. Akibatnya, tinggal baju di badan.
Lalap api yang dialami Anang Bubut dan istrinya Soleha, terjadi sekitar pukul 09:00 Wita. saat itu Soleha pergi ke sekolah SMPN 3. Sedang Anang Bubut, mendatangi kerabatnya di Pasar Bawah. Ketika keduanya sampai di rumah, api sudah menghanguskan 90 persen bagian rumah.
Warga setempat mengaku sudah melihat asap keluar dari dalam rumah berwarna hijau tersebut sekitar pukul 09.00 Wita. Namun tidak lama kemudian, api membesar hingga membuat geger warga sekitar.
Unit Satpol PP dan Damkar bersama BPBD Tala yang datang ke lokasi, langsung berupaya memblokade api agar tidak merembet ke rumah-rumah yang ada di sekitar.
Mereka dibantu regu pemadam dari Larissa, Palam, Relawan Remaja Tala, PMI Tala dan Manggala Agni serta warga setempat.
Akibat kebakaran, selain perabotan rumah tangga, pemilik rumah juga kehilangan berkas-berkas penting, seperti surat-surat milik Soleha yang saat ini dalam masa persiapan pensiun. Api juga melalap empat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), satu mobil dan tiga motor.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berhasil menyelamatkan satu mobil mini bus, Toyota Kijang, yang terpakir di halaman rumah, serta satu unit sepeda motor.
Anang Bubut mengaku meninggalkan rumah setelah selesai mencuci pakaian. Dia pergi ke terminal, tempat biasa berkumpul. Sedang sang istri ke sekolah tempatnya mengajar.
“Tiba-tiba istri saya menelpon memberitahukan kalau rumahterbakar,” ujar Anang.
Saat mendapat telepon, Anang mengira sang istri mengalami kecelakaan. Namun setelah tahu duduk persoalannya, segera bergegas meninggalkan urusan dengan seorang teman di kawasan Pasar Bawah Pelaihari itu.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Api dapat dikuasi sekitar pukul 10:30 Wita. Meski demikian, beberapa rumah warga di dekat lokasi kejadian ada yang kacanya pecah. Bahkan ada yang nyaris ikut terbakar. (zkl/foto: ist)