MARTAPURA, banuapost.co.id– Bupati Banjar 2016-2021, yang juga seorang ulama, KH Khalilurrahman, tutup usia di kediaman, Jl Perwira No 55, Tanjung Rema, Martapura, Ahad (25/7). Putra KH Salim Ma’Ruf wafat pada usia tahun 75 tahun sekitar pukul 09:45 Wita.
Tampak ribuan jamaah saling bergantian bertakziah di rumah kediaman, termasuk para tokoh ulama, pejabat, santri dan guru Ponpes Darussalam memberikan penghormatan terakhir.
Menurut pihak keluarga, KH Khalilurrahman sudah sejak beberapa hari sempat menderita sakit. Namun meminta cukup dirawat di rumah.
“Saat hari Raya Idul Adha kemarin, kondisi beliau masih bugar. Masih bisa berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi menerima tamu. Baru sejak empat hari lalu kondisi mulai menurun dan dirawat secara intensif di rumah,” jelasnya.
Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, mengucapkan turut berbelasungkawa atas kepergian salah satu putera terbaik daerah dan berharap segala amal ibadahnya diterima Allah SWT. Sedang bagi keluarga yang ditinggalkan, diberikan kesabaran dan ketabahan.
“Saya atas nama pemerintah daerah, keluarga dan masyarakat, mengucapkan turut berduka cita se dalam-dalamnya. Dikepimpinan sebagai Bupati Banjar periode 2016 -2021, banyak berjasa memajukan pembangunan,” ucap H Saidi.
Kiprah KH Khalilurrahman di dunia organisasi bermula ketika menjadi Ketua PC Nahdatul Ulama Kabupaten Banjar. Berlanjut menjadi Ketua MUI Banjar, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Ketua Nadzir Masjid Agung Al-Karomah Martapura.
Selain itu di dunia politik, juga pernah menjadi anggota DPRD Banjar, DPR RI dan terkahir menjabat sebagai Bupati Banjar.
Guru Kholil, begitu KH Khalilurrahman disapa, di salatkan di Masjid Al-Karamah Martapura sebelum Salat Ashar, dan dikebumikan di komplek pemakaman keluarga kubah sang ayahanda, KH Salim Ma’ Ruf, Pekauman Kecamatan Martapura Timur. (ril/foto: ist)