PELAIHARI, banuapost.co.id– Setelah sempat beberapa bulan diistirahatkan, kegiatan Pesantren Rihusshabah Rutan Pelaihari, dibuka kembali.
Bertempat di Masjid Istiqomah Rutan Kelas IIB Pelaihari, Kasubsi Pelayanan Tahanan, M Fahrurrazi, mendampingi jalannya kegiatan pesantren, Selasa (16/6).
Pesantren ini merupakan program pembinaan kerohanian untuk warga binaan Rutan Pelaihari. Mereka diberi pendidikan baca tulis Al-Qu’ran.
Sejak terbitnya surat Dirjenpas No: PAS-08.OT.0202 2020 tentang Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan Covid-19 pada UPT Pemasyarakatan, Karutan Pelaihari menghentikan sementara layanan kunjungan, bersamaan kegiatan pesantren sejak 23 Maret 2020.
Menurut Karutan Pelaihari, Budi Suharto, dibukanya kembali kegiatan Pesantren Rihusshabah Rutan, bukan berarti mengabaikan bahaya akan Covid-19. Kegiatan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19.
“Dalam situasi seperti ini, kami mewajibkan semua warga binaan selalu menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19,” ujarnya. (zkl/foto: ist)