BATULICIN, banuapost.co.id– Workshop blog yang bakal digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu, 24-25 Februari mendatang, mendapat antusias calon peserta. Hingga deadline masa pendaftaran berakhir, peserta yang mendaftar melalui tautan digital melaumpaui kuota hingga 200 persen.
Menurut Ketua Panitia, Rafii Hamdi, membludaknya peminat workshop ini sudah diprediksi sebelumnya. Bukan tanpa alasan, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Sehingga kegiatan peningkatan kompetansi bidang aplikasi web ini, memang sudah dinantikan masyarakat kreatif Tanah Bumbu.
“Di kabupaten kita ini banyak talenta yang potensial mengelola konten kreatif melalui platform digital. Mereka ingin mengoptimalkan potensinya. Workshop ini diharapkan memfasilitasi ekspektasi tersebut,” ujar Rafii, Sabtu (20/2).
Namun demikian, lanjut Rafii, mempertimbangkan aspek anggaran dan protokol kesehatan, terpaksa diberlakukan pembatasan jumlah peserta. Karena itu akan dilakukan seleksi dengan mempertimbangkan latar belakang dan motivasi peserta.
“Untuk menjaga protokol kesehatan, kuota peserta dibatasi hanya 30 orang. Kami akan menyeleksi dengan mencermati formulir yang telah diisi calon peserta,” jelasnya.
Namun demikian, sambung Rafii, bagi calon peserta yang tidak terpilih agar tak berkecil hati. Karena masih mempertimbangkan untuk menyelenggarakan workshop serupa.
“Kami mengapresiasi atusias calon peserta. Semua yang telah terigestrasi akan tetap kami akomodir, kami masih mencari solusi,” pungkasnya.
Sementara Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Ambo Sakka mengatakan, workshop merupakan implementasi dari program perpustakaan berbasis inklusi sosial. Muara kegiatan ini harus membawa kesejahtraan bagi peserta. Dengan beraktivitas di blog, diharapkan peserta dapat memperoleh penghasilan tambahan.
“Workshop ini bertujuan untuk memberikan bekal dan tambahan Ilmu serta keterampilan dalam pemanfaatan digital. Sehingga kegiatan di ruang digital lebih terarah dan positif,” jelasnya saat dimintai tanggapannya, belum lama ini.
Workshop yang bakal berlangsung dua hari di Studio Mini Gedung Pelayanan Dispersib setempat, menggandeng Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar) selaku pelaksana teknis. Menghadirkan tiga narasumber yang belatar belakang bloger dan jurnalis. Peserta akan dibekali materi dasar-dasar blog, mendasain blog, mengelola konten menulis jurnalistik dan praktik.
Keunggulannya, melalui workshop Ini peserta juga akan dibekali regulasi dan mekanisme adsence. Di mana peserta dapat mengkomersialisasi blog yang dibuat. Hal ini sejalan dengan targer output dari workshop yang diharapkan membawa kesejahtraan bagi peserta. (uza/ foto: dispersip)