PELAIHARI, banuapost.co.id– Mengoptimalkan pendapatan daerah Tim Kepatuhan yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanah :Laut (Tala), monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan sektor pajak yang memiliki potensi dengan mendatangi secara langsung lokasi sarang walet dan sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau galian C.
Menurut Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pemeriksaan, Monitoring, Pembukuan dan Evaluasi Pajak Daerah pada Bapenda Tala, Rija Nupari, ada sekitar 540 sarang walet di Tala dengan hanya 20 persen di antaranya yang baru melaksanakan pembayaran pajak.
“Dengan turun kelapangan ini, untuk mengedukasi para pemilik sarang walet agar taat dan patuh terhadap pembayaran pajak,” kata Rija saat di lokasi monev, Kamis (24/11).
Sementara pada sektor galian C, dia juga menyampaikan saat ini terdata hanya ada 15 penambang galian C.
“Namun dari 15 yang aktif berbayar hanya dua penambang,” ucap Rija.
Rija berharap dengan kegiatan monev ini semoga para pemilik walet dan penambang dapat sadar terhadap kewajiban mereka untuk membayar pajak demi pembangunan daerah. (ril/foto: diskominfo)