MARABAHAN– Keluhan warga Dwipasari, Kecamatan Wanaraya, soal kondisi jalan poros yang selama ini rusak, akhirnya terjawab.
Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, memastikan perbaikan jalan sepanjang delapan kilometer itu akan dilakukan mulai tahun ini.
“Kita akan lakukan perbaikan secara bertahap. Insya Allah tahun ini dikerjakan sepanjang 2,5 kilometer dulu. Sedang sisanya dirampungkan di 2019,” kata wabup, saat menghadiri undangan umat Hindu di acara persembahyangan di Pura Puseh Dwipasari, Kamis (5/7).
Menurut wabup yang akrab disapa Rahmadi itu, selama 5 tahun kepemimpinannya bersama Bupati Hj Noormiliyani, mereka akan lebih memperhatikan kondisi infrastruktur, khususnya jalan maupun jembatan.
Pertimbangannya, kata Rahmadi, karena dari jalan dan jembatan dipandang sebagai titik awal suksesnya rencana program.
“Mengingat setiap kegiatan, mulai perekonomian, pendidikan, kesehatan dan lainnya, sangat ditentukan oleh kelancaran transportasi jalan,” jelasnya.
Rahmadi mengaku bersyukur, karena saat ini kondisi infrastuktur di Batola sudah relatif lebih baik.
“Menurut data yang saya ketahui, kondisi jalan, khususnya di Kecamatan Wanaraya, sudah sekitar 70 persen dalam kondisi baik.Sisanya tinggal 30 persen yang harus kita rampungkan,” ucapnya.
Keberhasilan pembangunan ini, lanjut Rahmadi, juga tidak terlepas adanya dukungan provinsi. Karena saat ini, Pemprov Kalsel, khususnya selama 3 tahun terakhir, telah banyak mengucurkan anggaran untuk pembangunan di Batola, terutama untuk perbaikan jalan Anjir Pasar – Marabahan. (rd/foto: hum)